Monday, April 9, 2018

Windows Server 2012 ISO R2

A.    Pengertian Windows Server 2012
Windows Server 2012 merupakan sistem operasi teranyar Microsot sebagai penerus Windows Server 2008 R2 yang sudah dirilis sejak 2010 silam. Windows Server 2012 adalah landasan dari sistem operasi cloud, yang menyediakan satu platform yang konsisten di seluruh komputasi awan, baik pribadi, hosted dan publik. Windows Server 2012 sangat berbeda dengan versi sebelumnya. Fitur-fitur dan soal dukungan perangkat keras makin diperkaya menyesuaikan spesifikasi hardware terkini. Produk ini pun diklaim punya sejumlah fitur bawaan yang luar biasa.

B.    Fitur-fitur Terbaru Windows Server 2012
Microsoft membangun Windows Server 2012 dari cloud up, menerapkan pengalaman operasi pusat data global yang mengandalkan ratusan ribu server untuk memberikan lebih dari 200 layanan komputasi awan. Windows Server 2012 memperluas definisi dari sistem operasi server, dengan kemajuan baru yang signifikan dalam virtualisasi, jaringan penyimpanan, dan otomatisasi. Ratusan fitur baru dapat membantu pelanggan mencapai lompatan transformasional dalam kecepatan, skala dan kekuatan pusat data dan aplikasi. Windows Server 2012 memberdayakan pelanggan untuk mengelola dan menghasilkan aplikasi dan layanan di seluruh komputasi awan, baik pribadi, hosted dan publik.

Microsoft telah mengatur dan memastikan bahwa, kebijakan, keamanan, identitas, mobilitas, penyimpanan dan dukungan ditangani langsung dengan solusi cloud yang memungkinkan untuk fleksibilitas yang besar oleh bisnis ketika tiba saatnya untuk mengelola penyebaran awan. Beberapa fitur dari ratusan fitur baru dan perbaikan fitur yang dapat ditemukan pada Windows Server 2012. Berikut ini fitur-fitur terbaru Windows Server 2012 :

1.    Hyper-V

Hyper-V adalah jawaban yang Microsoft dari VMware. Microsoft mampu menunjukan kalau platform virtualization miliknya mampu menandingi produk virtualisasi lainya yang ada di pasaran. Pada Windows server 2012 ini, Hyper-V akan memiliki fitur baru yang disebut dengan Hyper-V Replica. Mekanisme dari replikasi ini akan menjadi sebuah skenario untuk disaster recovery. Dengan mencatat perubahan log yang terjadi pada disk didalam virtual machine, dan membandingkanya serta melakukan kompresi untuk proses sinkronisasinya ternyata ini dapat menghemat bandwith.

Peran Hyper-V memungkinkan Anda untuk membuat dan mengelola lingkungan komputasi virtual dengan menggunakan teknologi virtualisasi yang dibangun untuk Windows Server 2012. Hyper-V virtualizes perangkat keras untuk menyediakan lingkungan di mana Anda dapat menjalankan beberapa sistem operasi pada saat yang sama pada satu komputer fisik, dengan menjalankan setiap sistem operasi dalam mesin virtual sendiri.

2.    Graphical User Interface (GUI)
Windows server 2012 menjadikan GUI sebagai fitur yang dapat diaktifkan dan dinonaktifkan. Anda dapat menonaktifkan GUI jika Anda lebih tehcies dan lebih menyukai command line.

3.    Server Manager
Pada Windows 2012, anda akan memiliki server manager yang lebih canggih dimana anda dapat dengan mudah mendeploy berbagai macam jenis role secara remote ke pada server fisik maupun virtual. Kemudahan mengklasifikasikan server group mengelompokan server yang dapat diatur dengan mudah hingga peningkatan pada kemampuan remote administration yang mampu mempropovisi server tanpa harus membuat koneksi RDP.

4.    Dynamic Access Control (DAC)
Microsoft juga mencoba meningkatkan sekuritinya dengan mengintegrasikan DAC yang membantu IT admin untuk membuat model security yang lebih tersentral untuk mengakses jaringan dengan melakukan tag pada data yang sensitif baik secara manual maupun otomatis berdasarkan konten file ataupun si pembuat file.

5.    Server Message Block (SMB)
SMB protocol yang sudah mencapai versi 3.0 ini mengalami improvisasi yang cukup signifikan. Dimana SMB  mendukung fitur file server terbaru seperti SMB transparent failover , SMB Scale Out, SMB Multichannel, SMB Direct, SMB encryption, VSS for SMB file sharing, SMB directory leasing, dan juga SMB PowerShell. Dan tentu saja ini komptaibel dengan Hyper-V, sehingga VHD file yang anda miliki dapat dapat disimpan dalam SMB 3.0 share. SQL database juga dapat disimpan dalam SMB share dengan peningkatan kemampuan.

6.    VDI (Desktop Infrastructure)
Windows Terminal Services sudah menjadi barang yang tidak langka, hingga namanya berubah menjadi Remote Desktop Services hingga akhirnya berkembang menjadi VDI. Microsoft memiliki fitur Virtual Desktop Infrastructure (VDI) pada produknya Windows Server 2008 R2, namun masih belum banyak di implementasikan dan kini VDI memiliki banyak peningkatan pada Windows Server 2012.Misalnya tidak lagi diperlukan GPU graphics card tersendiri untuk menggunakan RemoteFX, karena kita dapat memanfaatkan virtual GPU yang digunakan berdasarkan server hardware. USB melalui RDP akan sangat mudah dimanfaatkan.

7.    Storage Spaces
Storage Spaces adalah fitur baru dari Server 2012 dimana anda dapat memanfaatkan hard drive yang anda miliki untuk dijadikan storage pool, yang dibagi bagi menjadi spaces selayaknya physical disk. Anda dapat membuat hot standby drive dan menggunakan metode redudansi seperti 2- or 3 jalur mirroring.

8.    Active Directory Domain Services Overview

Layanan AD DS pada Windows Server 2012 termasuk fitur baru yang membuatnya lebih sederhana dan lebih cepat untuk menggunakan kontroler domain (baik lokal dan di awan), lebih fleksibel dan lebih mudah untuk audit yang baik dan mengotorisasi akses ke file, dan lebih mudah untuk melakukan tugas administratif pada skala, baik secara lokal atau jarak jauh, melalui konsisten pengalaman manajemen grafis dan script.

9.    ReFS
Windows Server 2012 memberi file system baru yang disebut dengan ReFS atau Resilient File System. Ia tentu saja akan backward compatible dengan NTFS, Sebagai tambahan ReFS akan memberikan fungsi verifikasi data dan auto correction yang digunakan pada Storage Spaces untuk melakukan pengecilan ataupun pembesaran logical storage pool. Dengan kata lain file system baru ini memiliki fitur skalabiliti yang lebih dinamis dan sudah mendukung hingga 16 exabytes (saat ini di limit hingga 16 terabyte.) ReFS secara teoritis mendukung 256 zetabytes (atau juga 270 milyar terabyte).

10.    IP Manajemen (IPAM)

Alamat IP Manajemen (IPAM) adalah fitur yang sama sekali baru di Windows Server 2012 yang menyediakan kemampuan administratif dan pemantauan sangat disesuaikan untuk infrastruktur alamat IP pada jaringan perusahaan.

11.    Lisensi Yang Sederhana
Anda tidak perlu lagi pusing dengan perhitungan lisensi server yang anda perlukan karena Windows Server 2012 hanya akan memberikan 4 jenis varian yakni: Datacenter, Standard, Essentials, dan juga Foundation. Lisensi untuk Datacenter dan Standard menggunakan berdasrkan per-processor dan juga CAL, Essential dan Foundation digunakan untuk small businesses yang di lisensi per-server dengan limit jumlah user accounts yang terbatas (15 untuk Foundation dan 25 untuk Essential).

C.    Tujuan Instalasi Windows Server 2012 R2

Adapun tujuan instalasi Windows server 2012 R2 sebagai berikut :
1.    Agar mengetahui bagaimana langkah-langkah menginstal Windows server 2012 R2
2.    Cara pembagian partisi Windows Server 2012 R2
3.    Dapat belajar bagaimana cara mengoperasikan/menjalankan Windows server 2012 R2

D.    Konsep Dasar Instalasi Windows Server 2012 R2
Umumnya banyak Admin yang meggunakan Linux untuk membuat server karena open source. Maka dari itu, kita juga harus mengetahui bagaimana cara konfigurasi server di Windows server. Untuk servernya sendiri memakai Windows server 2012 R2 dan sebelum instalasi Windows server 2012 R2 isonya harus disiapkan terlebih dahulu. Untuk spesifikasi servernya sendiri yaitu :
1.    Ram minimal 1GB (Di rekomendasikan 2GB ke Atas)
2.    Processor minimal 1.4 GHz 64-bit
3.    Disk Space minimal 25 GB
Sebelum melakukan instalasi Windows server 2012 R2, diwajibkan untuk memasukan product key Microsoft untuk melanjutkan instalasi Windows server 2012 R2. Karena sudah memasukan product key bukan berarti Windowsnya sudah aktif, tetapi key itu adalah membuktikan bahwa Windows tersebut sudah dibeli. Untuk desktop Windows server 2012 R2 menggunakan GUI karena lebih mudah saat melakukan konfigurasi server. Pembagian partisinya 350 MB untuk System Reserved dan 24.7 GB untuk System Windows karena jika dipartisikan lagi untuk Data, tidak akan terpakai karena kita akan mengkonfigurasikan server bukan untuk menyimpan Data.

E.    Konfigurasi Windows Server 2012

Berikut langkah-langkah instalasi Windows server 2012 R2 :
  1. Booting ISO Windows server 2012 R2 ke server kita yang ingin diinstal Windows server 2012 R2
  2. Setelah melakukan booting ISO Windows server 2012 R2, akan muncul tampilan Windows Setup. Pilih bahasa, waktu, dan keyboard yang ingin digunakan. Setelah itu klik “Next”
  3. Setelah itu kita klik “Install now” karena tujuan utama kita adalah menginstal Windows server 2012 R2
  4. Masukan product key Windows server 2012 R2 karena itu adalah pembuktian kita membeli produk Microsoft
  5. Untuk tahapan selanjutnya adalah kita memilih OS yang ingin diinstal. Ada 2 pilihan yaitu (Server Core Installation) dan (Server with a GUI). Kita pilih yang ke-2, karena pilihan pertama tidak menggunakan GUI sedangkan pilihan ke-2 menggunakan GUI. Kalau sudah klik “Next”
  6. Kemudian kita berikan tanda ceklis di bagian I accept the license terms, kemudian “Next”
  7. Selanjutnya kita memilih Custom, karena kita akan menginstal bukan mengupgrade sistem operasi.
  8. Pada saat pembagian partisi, kita pilih New dan biarkan semua kapasitas yang akan dijadikan Partisi System. Kemudian “Next”
  9. Setelah itu, kita akan menunggu instalasi Windows server 2012 R2
  10. Setelah instalasi selesai, kita akan diminta untuk melakukan konfigurasi password untuk user Administrator. Kalau sudah “Finish”
  11. Setelah selesai, kita diminta untuk memencet tombol  Ctrl+Alt+Delete untuk login.

No comments:

Post a Comment